Membuat boundary condition pada Ansys Workbench

Boundary Condition kalau diartikan adalah batas kondisi atau batasan-batasan yang digunakan pada suatu simulasi. Boundary Condition sama penting halnya meshing, karena ini juga menentukan hasil dari simulasi. Oh ya, pada kasus static (analisa statis) Boundary Condition lebih mudah disebut beban umpu. Jadi pada Bondari Condition, ditentukan beban-beban yang bekerja pada geometri dan tumpuan apa saja yang digunakan pada geometri. Ingin tahu cara membuat boundary condition????

Berikut langkah-langkahnya….

Setelah melakukan meshing, klik pada tulisan Static Structural

Membuat tumpuan

klik support pada environment toolbar, pilih fixed support

Bcondition (5)

pilih permikaan yang akan ditumpu

Bcondition (6)

klik Apply

Bcondition (1)

Selesai dan hasilnya seperti gambar dibawah

Bcondition (7)

Membuat pembebanan

klik load pada environment toolbar, pilih force

Bcondition (8)

pilih permukaan yang akan diberi beban

Bcondition (9)

klik Apply

ganti define by dari vektor menjadi component

Bcondition (2)

isi besar gayanya

Bcondition (3)

selesai

Bcondition (4)

dan langkah terakhir adalah solve

langkah-diaas merupakan langkah dasar unutk lebih jelasnya bisa dilihat disini:

*Meshing Andvance Tutorial 1 Tutorial 2 Tutorial 3

*Pembebanan Advance Tutorial 1 Tutorial 2 Tutorial 3

*Olah Output Advance Tutorial 1 Tutorial 2 Tutorial 3

 

Categories: Analisa, ansys WB | Tags: , , , | Leave a comment

Post navigation

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Blog at WordPress.com.

%d bloggers like this: